Bahasa Melayu

Litani Kerahiman Ilahi oleh Santa Faustina

Yesus, Aku Percaya kepada-Mu

 

Diari Santa Maria Faustina Kowalska, Catatan #949

+
JMJ    12 Februari 1937

+Kasih Allah ialah bunga – Kerahiman ialah buahnya.
Biarlah jiwa yang ragu-ragu membaca renungan tentang Kerahiman Ilahi ini lalu belajar menaruh kepercayaan.

Kerahiman Ilahi, yang memancar dari pangkuan Bapa, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, sifat Allah yang paling agung, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, misteri yang tidak dapat difahami, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, mata air yang memancar dari misteri Tritunggal Mahakudus, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang tidak terselami oleh akal budi manusia mahupun malaikat, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang daripadanya mengalir segala kehidupan dan kebahagiaan, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang lebih baik daripada segala langit, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, sumber mukjizat dan keajaiban, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang meliputi seluruh alam semesta, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu

Kerahiman Ilahi, yang turun ke bumi dalam Peribadi Sabda yang menjadi manusia, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang mengalir dari luka terbuka pada Hati Yesus, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang tersimpan dalam Hati Yesus bagi kami, khususnya bagi orang berdosa, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang tidak terselami dalam penetapan Hosti Kudus, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, dalam penubuhan Gereja yang Kudus, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, dalam Sakramen Pembaptisan Kudus, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, dalam pembenaran kami melalui Yesus Kristus, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang menyertai kami sepanjang hidup kami, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang merangkul kami khususnya pada saat kematian, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang mengurniakan kepada kami hidup yang tidak mengenal maut, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang menyertai kami pada setiap saat hidup kami, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang melindungi kami daripada api neraka, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, dalam pertobatan orang berdosa yang keras hati, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang menakjubkan para malaikat dan tidak dapat difahami oleh para kudus, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang tidak terselami dalam segala misteri Allah, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang mengangkat kami keluar daripada segala kesengsaraan, aku percaya kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, sumber kebahagiaan dan sukacita kami, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang memanggil kami daripada ketiadaan kepada kewujudan, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang merangkul segala karya tangan-Nya, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, mahkota segala karya tangan Allah, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang di dalamnya kami semua tenggelam, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, kelegaan yang manis bagi hati yang terseksa, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, satu-satunya harapan bagi jiwa yang berputus asa, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, tempat hati beristirahat, kedamaian di tengah ketakutan, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, kegembiraan dan ekstasi jiwa-jiwa suci, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

Kerahiman Ilahi, yang membangkitkan harapan ketika tiada lagi dasar untuk berharap, aku menaruh kepercayaan kepada-Mu.

+ Allah yang kekal, yang kerahiman-Nya tidak terselami dan khazanah belas kasihan-Nya tidak pernah habis, pandanglah kami dengan penuh kasih dan tambahkanlah kerahiman-Mu dalam diri kami, agar pada saat-saat sukar kami tidak berputus asa atau patah semangat, tetapi dengan penuh keyakinan menyerahkan diri kepada kehendak-Mu yang kudus, yang adalah Kasih dan Kerahiman itu sendiri” (Diari 950).

+ Ya Kerahiman Ilahi yang tidak terselami dan tidak terbatas, siapakah yang mampu menyanjung dan menyembah-Mu dengan selayaknya? Sifat teragung Allah Yang Mahakuasa, Engkaulah harapan yang manis bagi manusia berdosa.  Bersatulah dalam satu madah, wahai bintang-bintang, bumi dan laut, dan dengan sehati sejiwa, nyanyikanlah Kerahiman Ilahi yang tidak terselami dengan penuh syukur dan semangat (Diari 951).

Doa Kerahiman Ilahi yang Lain


Hak cipta terpelihara: © Penyusunan teks – Urszula Grzegorczyk Perundingan – Suster Maria Kalinowska, Kongregasi Para Suster Yesus yang Maharahim. Teks ini hanya boleh disalin dengan syarat nama penuh sumber dinyatakan© Terjemahan: Ewa Olszowa, Penyuntingan: Matthew Vinall

Imej Kerahiman Ilahi – Hak cipta terpelihara. © Kongregasi Para Suster Yesus yang Maharahim.