Santo Ignatius menawarkan lapan belas pedoman untuk berfikir sehaluan dengan Gereja sebagai anggota Gereja yang Berjuang. “Gereja yang Berjuang” merujuk kepada semua orang di bumi yang berusaha menuju ke syurga. Dengan kata lain, istilah ini merujuk kepada semua orang Kristian yang hidup di dunia ini.
Pedoman ini menggariskan sikap umum yang patut anda miliki agar hati anda benar-benar bersedia untuk memberikan kemuliaan yang terbesar kepada Allah dan melaksanakan kehendak-Nya yang kudus. Pedoman berfikir yang patut anda pegang sebagai anggota Gereja termasuk yang berikut:
- Mencintai Sakramen Pengakuan Dosa dan menyambut Ekaristi
- Mencintai penyertaan dalam Misa Kudus, doa, liturgi dan sebagainya
- Menghargai kehidupan membiara
- Menghargai kaul injili kemiskinan, kemurnian dan ketaatan.
- Menghargai para kudus, devosi, sakramentali, ziarah dan sebagainya
- Menghargai puasa, penyangkalan diri dan sebagainya yang diamalkan dalam Gereja
- Menghargai bangunan gereja
- Menghargai segala perintah Gereja
- Memuji para pembesar dan pemimpin dalam Gereja secara terbuka, sambil menyampaikan kebimbangan tentang mereka secara tertutup dan hanya kepada mereka yang dapat membantu membetulkan kesilapan mereka
- Menghargai pengajian teologi, para Pujangga Gereja dan doktrin
- Mengelakkan perbandingan antara orang yang masih hidup dengan para kudus yang agung
- Berpegang teguh pada ajaran Gereja
- Berhati-hati apabila berbicara tentang keselamatan, iman dan rahmat
- Berhati-hati apabila berbicara tentang keselamatan agar tidak membawa orang kepada kesesatan atau kekeliruan
- Berhati-hati apabila berbicara tentang iman agar tidak menyebabkan orang menjadi malas
- Berbicara dengan jelas tentang iman dan perbuatan agar tidak mengelirukan.
- Berani dan tidak teragak-agak untuk membimbing orang supaya takut melakukan dosa berat; tabah dalam membimbing orang lain kepada rasa takut yang lebih sempurna, iaitu takut menyakiti hati Allah walau sedikit pun, semata-mata kerana kasih kepada-Nya
Pastikan fikiran dan tindakan anda sentiasa bersatu dengan Gereja. Cintailah amalan, ajaran, Sakramen, karya amal, kegiatan penginjilannya dan segala yang menjadikan Gereja Pengantin Kristus. Jika anda mencintai Gereja, hati anda akan lebih bersedia untuk mengenali Pengantin Lelaki, iaitu Kristus sendiri.
Bab Sebelas: Mengenali Kehendak Allah
